Tuan Obama dan Hal-hal yang Belum Selesai
Mari bertepuk tangan untuk Tuan Obama. Plok... plok... plok.... Selain karena ini adalah pencoblosan paling memukau sepanjang 100 tahun terakhir, kata media, dengan jumlah pencoblos terbanyak, ini juga pemilu paling monumental karena Tuan Obamalah orang afro-america pertama yang berhasil menghuni Gedung Putih. Padahal Amerika pernah memiliki sejarah kelam dalam hal rasialisme. Dan mengingat kembali pidato Martin Luther King Jr, yang mengimpikan kanak-kanaknya akan hidup di sebuah bangsa yang tak menilai manusia dari warna kulitnya melainkan dari kekuatan karakternya telah terwujud. Memang, standing ovation layak dilayangkan kepada Mr. President.
Tuan Obama pun diharapkan bisa menjadi FDR jilid dua yang mampu mengatasi krisis ekonomi Amerika, bahkan dunia, seperti halnya Depresi Besar di awal tahun 1930-an. Inilah pekerjaan rumah yang sudah menunggu di meja kerja Tuan Obama awal tahun depan. Belum lagi kondisi perdamaian Timur Tengah yang juga menuntut andil Amerika. Warisan kelam George W. Bush tentu akan membuat Tuan Obama harus bersedia kerja lembur.
Dengan jumlah pemilih yang mutlak dibanding seterunya, Mc Cain, artinya harapan sebagian besar rakyat Amerika telah berada pada pundaknya. Seolah inilah Mesias yang lama dinanti masyarakat Amerika yang diharapkan mendatangkan zaman keemasan. Dan rupanya, harapan itu tak cuma berasal dari warga Amerika sahaja. Banyak juga warga dunia yang menaruh harap Amerika bisa lebih "jinak" di tangan Tuan Obama. Terlebih kebijakan internasional Amerika Serikat sejak Tuan Bush memang membawa banyak keresahan.
Tapi sekali lagi, Tuan Obama yang bukunya sudah beredar jauh sebelum kepastian dia memenangkan kursi kepresidenan, yang namanya sudah melambung sejak tahun lalu dan menggeser Hillary Clinton dari kandidat presiden, memang belum teruji betul-betul. Kiprahnya memang tak banyak terekspos media sebelum ini. Kendati sikapnya yang rendah hati dan ojo dumeh ini membawa simpati banyak orang. Semoga karakter ini pula yang akan membawa perubahan signifikan dan menjadikan Amerika bisa lebih ramah dan tidak grasa-grusu.
Mari kita sekali lagi bertepuk tangan untuk Tuan Obama.
Plok... plok... plok....
"I have a dream that my four little children will one day live in a
nation where they will not be judged by the color of their skin, but by
the content of their character." - Martin Luther King Jr.
"If there is anyone out there who still doubts that America is a place
where all things are possible; who still wonders if the dream of our
founders is alive in our time, who still questions the power of our
democracy, tonight is your answer." - Barack H. Obama
Posted at 03:44 pm by langitmerah